Senin, 29 April 2013

Macam-Macam Sumber Belajar

 MACAM-MACAM SUMBER BELAJAR

Pada sistem pengajaran tradisional, sumber pembelajaran masih
terbatas pada informasi yang diberikan oleh guru ditambah sedikit dari
buku. Sedangkan sumber belajar lainnya belum mendapatkan perhatian,
sehingga aktivitas belajar siswa kurang berkembang. Guru tampak lebih
dominan dalam pembelajaran. Dengan demikian, kegiatan pembelajaran
lebih terpusat pada guru (teacher centered). Dalam perkembangan
selanjutnya, sumber belajar semakin berkembang, seiring dengan
terjadinya kemajuan dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan
kreativitas manusia.
Sumber belajar dibedakan menjadi lima jenis, yaitu: manusia,
bahan pengajaran, alat atau perlengkapan, aktivitas, dan lingkungan
1) Manusia; yang dimaksud dengan sumber belajar manusia (orang,
masyarakat) adalah orang yang menyampaikan secara langsung
menyampaikan dan menyajikan pesan-pesan pengajaran tanpa
menggunakan alat lain sebagai perantara. Contoh: guru, tutor, dosen,
pembicara, narasumber dan sebagainya.
2) Bahan pengajaran; bahan atau material sebagai sumber pengajaran
adalah sesuatu yang memiliki pesan untuk tujuan pengajaran, baik
disajikan menggunakan alat atau bahan itu sendiri tanpa alat
penunjang apapun. Bahan ini sering disebut sebagai media atau
perangkat lunak (software). Contoh: buku, modul, tranparansi, video
tape, peta, chart (tabel dan bagan), berita/riwayat tokoh, kaset
recorder dan sebagainya.
3) Alat dan perlengkapan (tool and equipment); dalam hal ini diartikan
sebagai suatu perangkat yang digunakan untuk menyampaikan dan
menampilkan pesan yang tersimpan dalam bahan tadi. Alat ini biasa
disebut hardware atau perangkat keras. Contoh: proyektor, OHP,
monitor televisi, tape recorder, pesawat radio dan sebagainya.
4) Aktivitas; dalam hal ini berupa teknik yang diartikan sebagai
prosedur yang runtut atau acuan yang dikombinasikan dan
dikoordinasikan dengan sumber belajar lain untuk menyampaikan
ajaran atau materi pelajaran. Contoh: simulasi, sistem pembelajaran
modul, karyawisata, diskusi, ceramah, tanya jawab dan sebagainya.
5) Lingkungan; yang dimaksud lingkungan sebagai sumber belajar
adalah tempat atau ruangan atau situasi di sekitar proses belajar
mengajar tadi yang dapat memengaruhi belajar siswa. Lingkungan
ini dibedakan menjadi dua macam, yaitu lingkungan fisik (gedung
sekolah, perpustakaan, laboratorium, museum, masjid, dan
sebagainya) dan lingkungan non fisik (tatanan ruang belajar,
fentilasi, cuaca, dan sebagainya).
Dilihat dari segi tipe atau asal-usulnya, sumber belajar dapat
dibedakan menjadi dua kategori:
1) Sumber belajar yang dirancang (learning resources by design)
Yaitu sumber belajar yang memang sengaja dibuat atau
dipergunakan untuk tujuan membantu belajar-mengajar. Contoh:
slide, transparansi, film dengan topik tertentu, OHP, buku, dan
sebagainya.
2) Sumber belajar yang mudah tersedia, sehingga tinggal
memanfaatkan (learning resources by utilization)
Yaitu sumber belajar yang telah ada untuk maksud non
instruksional, tetapi dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar
jenis by design. Contoh: museum, kebun binatang, safari garden,
pasar, toko, dan sebagainya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar